Jambi, otodanews.com – Gubernur Jambi, Al Haris, menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI dalam rangka pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan pembahasan tata ruang serta konflik agraria, Jumat (20/02/2026) siang.
Kunjungan yang berlangsung di Gedung Mahligai 9 Bank Jambi itu dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, didampingi anggota Komisi II, Taufan Pawe dan Azis Subekti. Rombongan disambut langsung Gubernur Al Haris bersama Komisaris dan Direksi Bank Jambi, Sekda Provinsi Jambi, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi.
Dede Yusuf menegaskan bahwa kehadiran Komisi II DPR RI merupakan bagian dari fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi, khususnya terkait pemerintahan daerah dan BUMD.
“Kami datang untuk berdialog, terutama terkait pengelolaan BUMD dan tata ruang. Di tengah efisiensi anggaran yang sudah berjalan dua tahun terakhir, pemerintah daerah perlu mencari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih optimal, salah satunya melalui BUMD,” ujar Dede.
Politik Demokrat ini mengungkapkan, berdasarkan paparan Kementerian Dalam Negeri, dari sekitar 1.200 BUMD di Indonesia, kurang dari 40 persen yang dinilai sehat, bahkan diperkirakan hanya sekitar 25 persen yang benar-benar dalam kondisi baik.
“Karena itu, Komisi II sedang berencana menyusun Undang-Undang BUMD. Kita ingin tata kelola BUMD lebih profesional, manajerialnya kuat, dan benar-benar menghasilkan dividen bagi daerah,” tegasnya.
Dede Yusuf juga menyoroti pentingnya peningkatan akses pembiayaan bagi sektor mikro dan UMKM melalui bank daerah. Menurutnya, bank sebagai BUMD relatif lebih stabil, namun tetap membutuhkan penguatan tata kelola agar terhindar dari kredit bermasalah akibat praktik yang tidak prudent.
“Kita ingin BUMD, termasuk bank daerah, tidak menjadi alat kepentingan politik. Pengelolaan harus profesional dan berbasis kinerja,” katanya.
Selain BUMD, Komisi II juga membahas isu tata ruang dan konflik agraria di Jambi. Dede menyebut pihaknya telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Konflik Agraria. (Regar)










































Discussion about this post